
Initial Public Offering (IPO)
Initial Public Offering (IPO) adalah proses penawaran saham perusahaan kepada masyarakat sebagai bagian dari langkah perusahaan menjadi perusahaan terbuka dan memperoleh akses pendanaan melalui pasar modal. Pelatihan Initial Public Offering (IPO) membekali peserta dengan pemahaman mengenai persiapan perusahaan, proses Penawaran Umum, regulasi pasar modal, prospektus, koordinasi dengan profesi penunjang, tata kelola, kepatuhan, dan pengelolaan risiko.
MENGAPA PERUSAHAAN MEMBUTUHKAN PELATIHAN INI?
IPO bukan hanya proses menawarkan saham kepada publik. Persiapan menuju perusahaan terbuka membutuhkan perubahan pada aspek tata kelola, transparansi, pelaporan, kepatuhan, pengendalian internal, komunikasi dengan investor, serta kesiapan organisasi.
Perusahaan yang berencana melakukan IPO perlu memahami proses tersebut sejak tahap persiapan agar setiap fungsi dapat menjalankan perannya secara lebih terkoordinasi.
Beberapa tantangan yang perlu dipersiapkan perusahaan antara lain:
- Memahami tahapan dan persyaratan Penawaran Umum.
- Mempersiapkan kondisi internal perusahaan sebelum IPO.
- Menyiapkan informasi dan dokumen yang diperlukan.
- Memahami peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan profesi penunjang.
- Mempersiapkan prospektus dan keterbukaan informasi.
- Memahami proses penawaran awal atau bookbuilding.
- Membangun tata kelola dan kepatuhan sebagai perusahaan terbuka.
- Mengelola komunikasi dan hubungan dengan investor.
- Mengidentifikasi risiko hukum, keuangan, operasional, dan reputasi dalam proses IPO.
- Mempersiapkan organisasi menghadapi perubahan setelah menjadi perusahaan terbuka.
OJK menjelaskan bahwa Emiten merupakan pihak yang melakukan Penawaran Umum dan bahwa proses tersebut memiliki persyaratan serta prosedur yang diatur dalam ketentuan pasar modal.
Karena itu, pemahaman IPO perlu dibangun tidak hanya pada tim Finance atau Legal, tetapi juga pada Management, Corporate Secretary, Finance, Legal, Risk Management, Investor Relations, dan fungsi lain yang terlibat dalam kesiapan perusahaan menuju pasar modal.
TUJUAN PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan tujuan Initial Public Offering (IPO).
- Memahami tahapan utama proses Penawaran Umum saham.
- Memahami kerangka regulasi dan kepatuhan dalam proses IPO.
- Mengidentifikasi kebutuhan persiapan internal perusahaan sebelum IPO.
- Memahami fungsi dan dokumen penting dalam proses Penawaran Umum.
- Memahami peran OJK, BEI, penjamin emisi efek, auditor, konsultan hukum, dan profesi penunjang lainnya.
- Memahami konsep prospektus, keterbukaan informasi, dan bookbuilding.
- Mengidentifikasi risiko yang dapat muncul selama proses IPO.
- Memahami kebutuhan tata kelola dan pengendalian perusahaan sebagai perusahaan terbuka.
- Meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi perubahan setelah IPO.
- Memahami prinsip komunikasi dan hubungan dengan investor.
- Mendukung koordinasi lintas fungsi dalam persiapan Initial Public Offering.
MATERI PELATIHAN
1. Fundamentals of Initial Public Offering
- Konsep dan tujuan IPO.
- Manfaat dan konsekuensi menjadi perusahaan terbuka.
- IPO sebagai strategi pendanaan dan pertumbuhan perusahaan.
- Karakteristik pasar modal Indonesia.
2. IPO Readiness & Internal Preparation
- Penilaian kesiapan perusahaan.
- Persiapan struktur organisasi.
- Kesiapan legal dan corporate structure.
- Kesiapan keuangan dan pelaporan.
- Kesiapan tata kelola dan pengendalian internal.
- Persiapan sumber daya manusia dan organisasi.
3. Regulatory & Legal Framework
- Kerangka regulasi pasar modal.
- Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
- Peran Bursa Efek Indonesia (BEI).
- Kepatuhan dan keterbukaan informasi.
- Aspek legal dalam proses IPO.
4. IPO Process & Timeline
- Tahapan persiapan IPO.
- Pemilihan dan koordinasi profesi penunjang.
- Due diligence.
- Penyusunan dokumen.
- Pernyataan Pendaftaran.
- Prospektus.
- Penawaran awal (bookbuilding).
- Pernyataan efektif.
- Penawaran Umum.
- Pencatatan saham di Bursa.
5. IPO Documentation & Disclosure
- Prospektus.
- Informasi material.
- Keterbukaan informasi.
- Legal documentation.
- Financial information.
- Due diligence documentation.
- Disclosure awareness.
6. Roles of IPO Advisors & Supporting Professionals
- Penjamin Emisi Efek (Underwriter).
- Konsultan hukum.
- Akuntan publik/auditor.
- Notaris.
- Penilai.
- Bursa Efek Indonesia.
- Otoritas Jasa Keuangan.
- Koordinasi antarprofesi penunjang.
7. IPO Risk Management & Compliance
- Legal risk.
- Financial risk.
- Operational risk.
- Disclosure risk.
- Reputation risk.
- Compliance risk.
- Internal control.
- Risk mitigation dalam proses IPO.
8. Corporate Governance & Post-IPO Readiness
- Tata kelola perusahaan terbuka.
- Transparansi dan akuntabilitas.
- Struktur dan fungsi governance.
- Keterbukaan informasi.
- Pelaporan dan kepatuhan berkelanjutan.
- Perubahan organisasi setelah IPO.
9. Investor Relations & Communication
- Konsep Investor Relations.
- Komunikasi dengan investor.
- Penyampaian informasi perusahaan.
- Investor communication.
- Pengelolaan reputasi perusahaan.
- Prinsip komunikasi yang transparan dan konsisten.
10. Studi Kasus & IPO Readiness Assessment
PENDAFTARAN & KONSULTASI TRAINING
Tingkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi Initial Public Offering (IPO) melalui program pelatihan bersama PT Cakra Biwa Consultant.
Program dapat diselenggarakan dalam format In-House Training dan disesuaikan dengan tahap kesiapan IPO, industri, struktur organisasi, kebutuhan manajemen, serta fungsi yang terlibat dalam proses menuju perusahaan terbuka.
[Cek Jadwal Program] [Daftar Sekarang] [Konsultasi Gratis]
FAQ
Apa itu Initial Public Offering (IPO)?Initial Public Offering (IPO) adalah proses ketika perusahaan melakukan Penawaran Umum saham kepada masyarakat sebagai bagian dari proses menjadi perusahaan terbuka dan memperoleh akses pendanaan melalui pasar modal. Apa saja tahapan utama dalam proses IPO?Secara umum, proses IPO mencakup persiapan internal, due diligence, penyusunan dokumen dan prospektus, Pernyataan Pendaftaran, penawaran awal atau bookbuilding, pernyataan efektif, Penawaran Umum, dan pencatatan saham. Tahapan dan persyaratan harus mengikuti ketentuan pasar modal yang berlaku. OJK menjelaskan alur Penawaran Umum termasuk tahapan bookbuilding, pernyataan efektif, Penawaran Umum, dan proses setelahnya. Siapa saja yang terlibat dalam proses IPO?Proses IPO melibatkan perusahaan dan berbagai pihak terkait, termasuk OJK, BEI, penjamin emisi efek, konsultan hukum, auditor atau akuntan publik, notaris, serta profesi penunjang lainnya sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Mengapa perusahaan perlu mempersiapkan tata kelola sebelum IPO?Menjadi perusahaan terbuka meningkatkan tuntutan terhadap transparansi, keterbukaan informasi, tata kelola, pelaporan, dan kepatuhan. Karena itu, kesiapan governance dan organisasi perlu dibangun sebelum perusahaan memasuki tahap sebagai perusahaan terbuka. Siapa yang cocok mengikuti pelatihan Initial Public Offering (IPO)?Pelatihan ini cocok untuk Direksi, Komisaris, Finance, Accounting, Legal, Corporate Secretary, Investor Relations, Risk Management, Compliance, Business Development, serta profesional lain yang terlibat dalam persiapan atau pelaksanaan IPO. |
Jadwal Pelatihan Initial Public Offering (IPO)
| Tanggal | Tempat | Kota |
|---|---|---|
| 10 - 12 November 2026 | - | Surabaya |
| 8 - 10 Juni 2027 | - | Jakarta |
| 6 - 8 Juli 2027 | - | Yogyakarta |
Formulir Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar
Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.
Komplek Pertokoan Ruko Tritunggal No. T7, Jotawang, Bantul, Yogyakarta 55188
Phone : 0811 2949 265
Email : marketing1@cakrabiwa.co.id
